LOGIN ADMIN DINAS / OPERATOR
FOTO KEPALA DINAS

Drs. MELFI, M.Si
NIP. 196605061986021005

Proses PPDB SD/MI Kota Bukittinggi
Ditulis oleh : Super Administrator - Bidang :

19 Mei 2017 - 12:38:52 WIB

Bukittinggi,

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SD dan SMP di Kota Bukittinggi akan dibuka (07-10/06) nanti. Sedangkan PPDB  jenjang SMA dan SMK akan diatur tersendiri oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar. Jadi, mulai tahun ini pendidikan menengah atas (SMA/SMK)  pengelolaannya sudah menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi  termasuk penerimaan siswa baru.

Kepala Disdikbud Kota Bukittinggi Melfi Abra di hadapan kepala SD dan SMP se Kota Bukittinggi dalam rapat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di aula kantor tersebut mengatakan kita perlu mengevaluasi pelaksanaan PPDB tahun lalu. Bila ditemui kekurangan dan kendala dalam pelaksanaannya perlu disempurnakan dan dicarikan solusinya.

Melfi mengingatkan kepala sekolah agar mempedomani Permendikbud RI Nomor 17 tahun 2017 tentang PPDB. Khusus jenjang SD utamakan murid yang tinggal dekat lokasi sekolah. Bila perlu lakukan kordinasi dengan RT/RW dan Lurah setempat untuk mendata murid yang tinggal di seputar sekolah umurnya sudah lebih enam tahun.

“Murid yang sudah berumur 7 tahun wajib diterima dan ingat tidak dipersyaratkan harus pandai menulis nama dan membaca. Seleksi yang utama masuk SD itu adalah umur, kemudian tempat tinggal/domisili”, ujar Melfi yang didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar Almisri, Kasi Kurikulum Asrizal dan Korwas Asril.

Di tempat yang sama Kepala Bidang Pendikan Dasar Almisri, PPDB tahun ini masih memakai sistem rayon. Rayonisasi ini masih dianggap cocok diterapkan tahun ini. Seluruh SD telah ditetapkan rayonnya berdasarkan lokasi sekolah.

Perlu diketahui, tambah Almisri mulai tahun ini dilakukan rasionalisasi sistem rayon ini. Artinya, jumlah murid yang tamat pada SD yang bersangkutan dicocokan dengan daya tampung SMP yang menerima. Jadi, terjadi penggeseran rayon bagi SD untuk menyeimbangkan daya tampung.

Tidak hanya itu, sambungnya pihaknya telah mengirim surat kepada dua SD di Agam yakni SD Taluak V Suku dan SD Jambu Aia sebelumnya masuk rayon ke kota Bukittinggi. Mulai tahun ini, murid kedua SD itu merupakan luar rayon dan akan bersaing nilainya dengan murid SD yang berasal dari luar rayon pula.

Intinya adalah, kita lakukan penyempurnaan setiap tahun sehingga PPDB ini dapat memberikan kepastian kepada masyarakat agar anaknya dapat ditampung pada sekolah yang ditetapkan. Murid dalam Kota Bukittinggi diutamakan dan persentase telah diatur yakni dalam rayon 95 persen dan murid luar diberi jatah 5 persen.

Penerimaan siswa baru SMP, lanjut Almisri dilakukan dengan sistem dua pintu. Pendfataran untuk pintu satu di SMPN 4 Bukittinggi. Sekolah yang tergabung pada pintu satu itu adalah SMPN 1, SMPN 3, SMPN 4 dan SMPN 5. Sedangkan pintu dua mendaftar di SMPN 7 Jalan Parit Antang 13 Bukittinggi. Sekolah yang tergabung pada pintu dua adalah SMPN 2, SMPN 6, SMPN 7 dan SMPN 8.

Pendaftaran murid SD ke SMP didaftarkan oleh pihak sekolah. jadi, murid tidak datang ke sekolah untuk mendaftar, kecuali murid yang berasal dari luar rayon seperti dari Agam, Payakumbuh, Padang Panjang dan lain-lain harus datang sendiri mengisi formulir pendaftaran pada sekolah yang dituju setelah lebih dulu mendapatkan surat pindah rayon. (als)


JAJAK PENDAPAT
Bagaimana pendapat anda tentang Kurikulum 2013?
Sangat Bagus
Bagus
Cukup Bagus
Buruk
Sangat Buruk

HASIL POLLING
AGENDA DINAS TERBARU
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser :
  • OS : Unknown Platform
  • Dikunjungi sebanyak : 131939 kali